Trusted Seller vs Penipu

watch_later Minggu, 01 Desember 2013



Beberapa hari belakangan ini saya kerap mendapat "usaha" penipuan. Mulai dari sms yang mengabarkan bahwa saya memenangkan suatu undian berhadiah dan meminta saya untuk menebus hadiah sebesar sekian juta, pesan bbm yang dikirim secara peer to peer yang juga mengabarkan hal yang sama, sampai tawaran-tawaran produk gadget dengan diskon selangit yang nggak masuk akal. Begitu juga di facebook, jejaring sosial tempat saya bersosialisasi di dunia maya...para penjual gadget dengan harga murah pun sering kali nge-tag saya. Padahal akun yang digunakan si penipu untuk jualan gadget adalah akun milik teman saya yang sudah di-hack.

Ada suatu hal yang saya perhatikan....
ternyata....
Ada kesamaan lho antara trusted seller dan para penipu itu...

Lho...apanya yang sama??

Sama-sama harus bekerja keras, membanting tulang, memeras keringat, memutar otak *lebay*

Trusted seller:
Dari mulai pagi hari harus cek lapak online-nya entah di web/jejaring sosial/market place/blog dll, upload foto-foto produk (kalo ada produk baru), jawab pertanyaan via sms/bbm/jejaring sosial/wa/line dll sampai jarinya keriting, bahkan sering kali juga harus punya stok sabar menghadapi para pembeli. Setelah itu harus sering cek mutasi rekening untuk nge-cek pembayaran dari pembeli, packing barang, kemudian mengirimkan ke ekspedisi.

Coba perhatikan yang saya bold:

Penipu pun kurang lebih juga akan melakukan hal yang sama. Dia akan mengecek "umpan"nya entah dia bikin web, jualan di jejaring sosial dll. Kalo ada calon korban yang tertarik dengan umpan dan mencoba menghubunginya via sms/bbm/line dll untuk bertransaksi, si penipu juga pasti akan merespon. Bahkan tak jarang juga, si penipu yang nekat kirim sms/bbm duluan demi mendapat calon korban hehehe sama seperti yang saya dapatkan beberapa hari belakangan ini.

Tapi, ada yang beda...

Bedanya.... kalo trusted dia akan mengirimkan pesanan pembeli yang sudah transfer membayar, sedangkan penipu tidak akan mengirimkan pesanan pembeli bahkan dia akan berusaha menghapus jejak...nggak balas sms/tlp/bbm, bbm di-delcont, facebook diblokir dll

Hasilnya pasti juga beda...
Trusted seller nyaman dan aman menikmati keuntungan dari hasil kerja kerasnya, plus mendapat tambahan saudara/teman yakni si pembeli, plus mendapat doa yang baik pula dari si pembeli. Sedangkan Si penipu tidak tenang hidupnya menikmati uang "rampasan" dari para korban, plus mendapat tambahan musuh yakni pembeli yang ditipunya, plus doa (yang biasanya jelek) dari korbannya. Belum lagi nanti di hari pembalasan menerima balasan yang setimpal....

Duhai kasihannya...sama-sama mengeluarkan usaha keras, mengorbankan tenaga, waktu, pikiran dan modal demi mendapat beberapa lembar rupiah, tapi mendapat akhir yang tidak sama.......






sentiment_satisfied Emoticon